KTI dan Skripsi
ANALISIS PEMERIKSAAN JUMLAH TROMBOSIT DAN LEUKOSIT PADA PENDERITA MALARIA
Malaria merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan utama pada masyarakat. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa hampir setengah dari populasi dunia berisiko terkena malaria. Malaria bisa terjadi perubahan hematologi karena beberapa faktor. hal tersebut berperan penting dalam patogenesis malaria, perubahan ini melibatkan eritrosit, leukosit, dan trombosit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis pemeriksaan jumlah trombosit dan leukosit pada penderita malaria di wilayah kerja Puskesmas Doom.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analitik, karena penelitian ini ingin menganalis jumlah trombosit dan leukosit pada Penderita malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Doom dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium terhadap sampel. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Doom dan di Laboratorium TLM STIKES Sorong yang di lakukan pada bulan September sampai Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah Penderita Malaria yang datang melakukan pemeriksaan di puskesmas Doom dengan sampel yang berjumlah 24 orang.
Hasil penelitian yang didapatkan yaitu jumlah trombosit kurang dari normal lebih banyak respondennya yaitu 19 responden (79,2%) dari pada responden yang normal yaitu 5 responden (20,8%) %). Sedangkan jumlah leukosit yang normal lebih banyak yaitu 17 responden (70,9%) di bandingkan responden yang kurang dari normal yaitu 5 responden (20,8%) dan responden yang tinggi yaitu 2 responden (8,3%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah responden yang mengalami tombosit kurang dari normal lebih banyak dibandingkan yang normal, sedangkan responden yang leukositnya normal lebih banyak dibandingkan yang lainnya. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat meneliti variable lain yang berkaitan dengan pemeriksaan hitung jumlah trombosit dan leukosit, serta kadar HB.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain