KTI dan Skripsi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI WILAYAH KERJA RSUD SELE BE SOLU KOTA SORONG
Tuberculosis penyakit yang masih menular yang mendapatkan peringkat ketiga
dengan menyumbangkan 8% dari penderita TB di seluruh dunia setelah jumlah kasus di
Indonesia sebanyak 420.994 kasus. Kasus TB di Indonesia pada tahun 2017 sebanyak
446.732 kasus. Pada tahun 2018 meningkat sebanyak 566.623 kasus. Tindakan yang dapat
dilakukan untuk pencegahan penularan TB adalah meminum obat secara teratur, ketika
batuk dan bersin gunakan sapu tangan, memakai masker ketika berinteraksi dengan orang
lain atau sedang berpergian. Data yang diperoleh dari RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
pasien TB pada bulan Februari sampai Mei 2021 sebanyak 66 pasien. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penularan
TB paru di Wilayah Kerja RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini
dilakukan pada bulan Oktober 2021 di Wilayah Kerja RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
dengan jumlah sampel dalam penelitian 57 pasien TB. Pemilihan sampel menggunakan
teknik purposive sampling dan instrument yang digunakan berupa kuesioner.
Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan
dengan upaya pencegahan penularan TB paru di Wilayah Kerja RSUD Sele Be Solu Kota
Sorong dengan nilai (p value=0,012) dan ada hubungan sikap dengan upaya pencegahan
penularan TB paru di Wilayah Kerja RSUD Sele Be Solu Kota Sorong dengan nilai (p
value=0,005).
Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan antara pengetahuan dan sikap
dengan upaya pencegahan penularan TB paru di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Saran
bagi petugas kesehatan agar tetap memberikan dorongan atau motivasi agar dapat
menumbuhkan kesadaran diri untuk melakukan upaya pencegahan penularan TB.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain